Selalu bisa dipetik manfaat dan maknanya dari setiap pendapat Bang Hadi entah dulu, sekarang dan ke depan…tapi ketoke.. kok kurang satu halaman ya..halaman penyambung antara halaman pengantar dengan halaman awal wawancara ora ono..
Komentar oleh Made Balikpapan — 28 November, 2008 @ 4:39 pm
He..he..he.. Ini kalau nggak salah zaman saya juga masih kerja di majalah tersebut ya Kang. Lucu juga.
Komentar oleh Kemala Atmojo — 27 Agustus, 2008 @ 5:01 am
Zaman Bang Hadi masih muda ya?
hehe, lucu juga…
Komentar oleh Zulfi — 6 September, 2008 @ 10:29 pm
hehehe.. Bang Hadi gayanya keren.
Komentar oleh ulfie — 23 September, 2008 @ 7:39 pm
Tidak keren. Tahun 94 puncak represi kekuasaan Suharto Orde Baru, bisanya mmenghibur diri dengan lucu-lucuan.
Komentar oleh Ashadi Siregar — 24 September, 2008 @ 12:44 pm
Selalu bisa dipetik manfaat dan maknanya dari setiap pendapat Bang Hadi entah dulu, sekarang dan ke depan…tapi ketoke.. kok kurang satu halaman ya..halaman penyambung antara halaman pengantar dengan halaman awal wawancara ora ono..
Komentar oleh Made Balikpapan — 28 November, 2008 @ 4:39 pm
Kepada Bung Made, terimakasih, akan saya cek. Maklum scan majalah lama, sukur kalau halamannya masih ada.
Komentar oleh Ashadi Siregar — 1 Desember, 2008 @ 11:57 pm
bang hadi terlihat lucu..
Komentar oleh wiwid — 13 Maret, 2009 @ 8:46 am